Breaking News
Beranda » Terkini » AKHKI dan HKTDC Gelar Seminar Nasional Bahas RUU Hak Cipta dan Tata Kelola Royalti Musik Digital

AKHKI dan HKTDC Gelar Seminar Nasional Bahas RUU Hak Cipta dan Tata Kelola Royalti Musik Digital

  • account_circle TCON
  • calendar_month Kam, 16 Okt 2025

Jakarta, 15 Oktober 2025 – Perkumpulan Konsultan Kekayaan Intelektual Indonesia (AKHKI) bekerja sama dengan Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Menyambut RUU Hak Cipta: Peluang, Tantangan, dan Perlindungan Hak Cipta dalam Musik” di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para pemangku kepentingan di bidang kekayaan intelektual (KI) dan industri musik Indonesia untuk membahas arah pembaruan sistem pengelolaan hak cipta dan tata kelola royalti di tengah perkembangan era digital serta rancangan revisi Undang-Undang Hak Cipta (RUU HC) yang sedang dibahas pemerintah.

Dialog Menuju Tata Kelola Royalti yang Transparan dan Akuntabel

Seminar dibuka dengan keynote speech oleh Prof. Dr. Ahmad M. Ramli, S.H., M.H., FCBArb., Guru Besar Universitas Padjadjaran dan pencetus pembentukan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Dalam paparannya, Prof. Ramli menekankan pentingnya reformasi sistem royalti musik yang berkeadilan, transparan, dan akuntabel.

> “Hak cipta tidak hanya bicara perlindungan atas karya, tetapi juga kesejahteraan bagi pencipta. Pembaruan regulasi harus memastikan sistem royalti yang transparan, efisien, dan memberi kepastian bagi seluruh pihak,” ujarnya.

Kolaborasi Internasional AKHKI–HKTDC

Ketua Umum AKHKI Dwi Anita Daruherdani, S.H., LL.M. menegaskan pentingnya dialog lintas pemangku kepentingan untuk memperkuat tata kelola royalti yang adil dan transparan.

> “Melalui forum ini, AKHKI berkomitmen memperjuangkan tata kelola royalti yang akuntabel sekaligus memperkuat peran Konsultan KI dalam memberikan solusi praktis bagi pelaku industri musik,” jelas Dwi Anita.

HKTDC hadir sebagai mitra internasional yang membuka peluang kolaborasi dan pertukaran praktik terbaik (best practices) di bidang kekayaan intelektual antara Indonesia dan Hong Kong.

Agenda seminar mencakup pemutakhiran kebijakan royalti, perizinan lintas negara, serta isu-isu strategis seputar regulasi, lisensi, dan pelaporan royalti.

Paparan HKTDC tentang peluang kolaborasi internasional dan Business of IP Asia (BIP Asia) yang membahas

Regulasi & Praktik membahas kebijakan lisensi dan peran lembaga pengelola;

Selain itu juga menyoroti praktik penarikan, distribusi, dan transparansi pelaporan royalti.

Sejumlah narasumber hadir, di antaranya Achmad Iqbal Taufiq, S.H., M.H. – Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri, DJKI, Ari Juliano Gema, S.H., M.H. Partner Assegaf Hamzah & Partners; mantan Deputi BEKRAF, Marcell Siahaan, S.H. – Ketua Komisioner LMKN (Pemilik Hak Terkait); musisi, Adi Adrian – Presiden Direktur Wahana Musik Indonesia (WAMI), Dengan

Moderator acara Marulam J. Hutauruk, S.H., M.H., Advokat dan Konsultan KI sekaligus Anggota Tim Ahli internal AKHKI.

Partisipasi dan Hasil Seminar

Kegiatan ini diikuti sekitar 175 peserta, meliputi anggota AKHKI, pengurus LMKN dan LMK, firma hukum, pelaku usaha pengguna musik, asosiasi industri, akademisi, serta media nasional.

Dalam sesi interaktif, para peserta berbagi pengalaman dan masukan terkait kebutuhan sistem royalti yang efisien, adil, dan adaptif terhadap era digital.

Hasil dari forum ini akan disusun dalam policy brief yang disampaikan kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan pemangku kebijakan terkait RUU Hak Cipta. Selain itu, AKHKI dan HKTDC berencana menindaklanjuti kerja sama melalui seminar lanjutan, pelatihan profesional, dan forum internasional bidang kekayaan intelektual.

Komitmen AKHKI

  • Penulis: TCON

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peringatan Andri Tedjadharma: “Jangan Beli Aset Saya, KPKNL Lelang Barang Bodong!”

    Peringatan Andri Tedjadharma: “Jangan Beli Aset Saya, KPKNL Lelang Barang Bodong!”

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

    Andri Tedjadharma melemparkan peringatan ke masyarakat untuk tidak membeli aset miliknya yang dilelang KPKNL. Jakarta – Pemilik Bank Centris Internasional (BCI), Andri Tedjadharma, dengan tegas memperingatkan publik agar tidak membeli aset pribadinya yang diklaim disita oleh Panitia Urusan Piutang Negara (PUPN) cq KPKNL Jakarta 1. Menurutnya, penyitaan itu ilegal dan tak ubahnya perampokan berseragam. “Sertifikat […]

  • Tutut Soeharto Digadang Gantikan Ketum Bahlil

    Tutut Soeharto Digadang Gantikan Ketum Bahlil

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

    Poros Muda Golkar Indonesia mendorong perubahan. Usung Tutut Soeharto menjadi Ketum Golkar gantikan Bahlil.  Jakarta – Dinamika internal Partai Golkar kembali memanas. Sebuah arus baru muncul dari dalam tubuh partai berlambang pohon beringin: Poros Muda Golkar Indonesia secara terbuka menyatakan dukungan kepada Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut Soeharto untuk menduduki kursi Ketua Umum, menggantikan Bahlil […]

  • Investigasi: Pemerintah Dimenangkan dengan Putusan Palsu

    Investigasi: Pemerintah Dimenangkan dengan Putusan Palsu

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

    Ini skandal kasasi palsu.  Ini ujian nyata Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.  Ada sesuatu yang membuat publik emosi dalam kasus Bank Centris Internasional. Bukan sekadar ganjil—melainkan berbahaya. Karena untuk pertama kalinya, publik dihadapkan situasi paling ekstrem dalam sistem hukum: Seseorang dikalahkan di pengadilan bukan oleh fakta, bukan oleh hukum—tetapi oleh putusan yang sesungguhnya tidak pernah ada. […]

  • Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Negara

    Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Negara

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Ival
    • 0Komentar

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan institusi Polri tetap di bawah Presiden. Menempatkan Polri di bawah kementerian sama artinya melemahkan negara.  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan hal tersebut dalam rapat dengan Komisi III DPR-RI di Senayan, Senin (26/1). Mengawali penjelasannya Kapolri menegaskan sikap institusional Polri terkait posisi kelembagaan. Ia menyampaikan secara terbuka di hadapan […]

  • Uchok Sky khadafy Diteror, Terima Kiriman Paket Bangkai Ayam

    Uchok Sky khadafy Diteror, Terima Kiriman Paket Bangkai Ayam

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

    Jakarta – Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, diteror orang tak dikenal. Ia menerima kiriman paket berisi bangkai ayam yang diletakkan tepat di depan kediamannya di Babelan, Kabupaten Bekasi, Kamis (22/1/2026). Tak hanya berisi bangkai ayam, paket tersebut juga disertai secarik kertas bernada ancaman. Dalam tulisan itu tertulis, “Uchok hati-hati dalam […]

expand_less