Breaking News
Beranda » Terkini » Bank Centris Bukan Obligor BLBI, Kuasa Hukum: Kemenkeu Salah Tagih dan Gunakan Putusan MA Bodong Sita Aset Pribadi

Bank Centris Bukan Obligor BLBI, Kuasa Hukum: Kemenkeu Salah Tagih dan Gunakan Putusan MA Bodong Sita Aset Pribadi

  • account_circle TCON
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026

Jakarta — Japaris Sihombing SH, Kuasa hukum Andri Tedjadharma, menyatakan negara telah melakukan perampasan aset secara ilegal terhadap Bank Centris dan pemegang sahamnya, Andri Tedjadharma.

“Penagihan, penyitaan, hingga pelelangan yang dilakukan DJKN, PUPN, dan KPKNL sama sekali tidak memiliki dasar hukum dan salah sasaran,” kata Japaris kepada wartawan di Jakarta, Selasa (6/1), menanggapi surat Kepala KPKNL Jakarta 1, bertanggal 24 Desember 2024.

Japaris memaparkan, Bank Centris bukan obligor BLBI dan tidak pernah menerima dana satu rupiah pun dari Bank Indonesia. Hal ini berdasarkan putusan sah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tahun 2000 dan Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tahun 2001.

“Penetapan Bank Centris sebagai obligor BLBI oleh DJKN, PUPN dan KPKNL Jakarta bertentangan dengan putusan pengadilan. Penetapan Andri Tedjadharma sebagai penanggung utang negara adalah rekayasa hukum,” paparnya.

Japaris menjelaskan, bahwa hubungan Bank Centris dengan Bank Indonesia hanyalah perjanjian jual beli promes dengan jaminan. Bukan BLBI. Bahkan, berdasarkan akta perjanjian jual beli itu, Akta No. 46, Bank Indonesia justru memiliki kewajiban membayar Rp 490,78 miliar kepada Bank Centris, namun kewajiban itu tidak pernah direalisasikan.

“Fakta di pengadilan menunjukkan, dana yang seharusnya dikreditkan ke rekening resmi Bank Centris Internasional dialihkan ke rekening berbeda atas nama Centris International Bank. Manipulasi rekening ini menjadi dasar ditolaknya gugatan BPPN oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan dinyatakan premature oleh Pengadilan Tinggi Jakarta,” jelasnya.

Lebih jauh, Japaris menyebut Salinan Putusan Mahkamah Agung No. 1688K/Pdt/2003 yang dijadikan dasar penagihan negara adalah bodong. Putusan itu tidak terdaftar di Mahkamah Agung, penuh kejanggalan administratif, dan telah dibantah langsung oleh mantan Ketua MA Prof. Bagir Manan yang menyatakan putusan itu bukan produk beliau.

“Mahkamah Agung sendiri tegas menyatakan tidak pernah menerima permohonan kasasi BPPN melawan Bank Centris Internasional. Begitu juga mantan Ketua Mahkamah Agung Prof Bagir Manan yang tercantum sebagai Ketua Majelis Hakim salinan putusan itu, sudah membantah. Jadi mau bicara apalagi,” tuturnya.

Japaris mengungkapkan, apa yang terjadi terhadap Bank Centris Internasional dan dialami Andri Tedjadharma, bukan penegakan hukum tetapi kriminalisasi untuk merampas aset.

“Oleh karena itu, klien kami menuntut negara bertanggung jawab atas pembekuan sepihak sejak 4 April 1998 dan mengembalikan seluruh aset yang dikuasai tanpa putusan pengadilan yang sah tersebut,” pungkas Japaris seraya berharap pemerintahan di bawah komando Presiden Prabowo, dapat menuntaskan persoalan ini dengan seadil-adilnya.

  • Penulis: TCON

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hersubeno Arief, Siapa Dia?

    Hersubeno Arief, Siapa Dia?

    • calendar_month Sel, 29 Apr 2025
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

    Hersubeno Arief dikenal sebagai sosok yang cukup berani melantangkan suara tentang berbagai isu yang terjadi di masyarakat, terutama politik. Namun, tak jarang soal hukum dan ekonomi. Suara itu dia sampaikan melalui podcast dan channel youtube-nya bernama Hersubeno Poin. Apa yang dia sampaikan lugas dan tegas. Ini bisa dilihat dari judul-judul yang dibuatnya. Seperti contohnya.. klik  […]

  • Nadiem Makarim Diduga Caplok Trisakti Bersama Ainun Naim

    Nadiem Makarim Diduga Caplok Trisakti Bersama Ainun Naim

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

    Jakarta, 17 Oktober 2025 — Setelah gugatan praperadilan terhadap Nadiem Makarim dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook ditolak, muncul fakta-fakta baru yang tak kalah mengejutkan. Salah satunya adalah dugaan upaya “pencaplokan” Universitas Trisakti oleh Nadiem Makarim bersama sejumlah pejabat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Berdasarkan dokumen resmi Kemendikbudristek, pada 24 Agustus 2022, […]

  • IPW Soroti Dugaan “Perdagangan” Gelar Perkara di Bareskrim Polri

    IPW Soroti Dugaan “Perdagangan” Gelar Perkara di Bareskrim Polri

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

    Jakarta — Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti dugaan praktik penyimpangan serius dalam pelaksanaan Gelar Perkara Khusus (GPK) di Biro Pengawasan Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri. Dalam Catatan Akhir Tahun 2025, IPW menilai GPK rawan dijadikan “komoditas dagangan” untuk mengubah arah penanganan perkara pidana sesuai kepentingan pihak tertentu. Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mengatakan, sepanjang 2025 pihaknya […]

  • Orang Benar Berani Menghadapi, Orang Salah Takut dan Melarikan Diri tapi Berkoar Sebaliknya

    Orang Benar Berani Menghadapi, Orang Salah Takut dan Melarikan Diri tapi Berkoar Sebaliknya

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

    Pepatah bijak mengatakan, berani karena benar, takut karena salah. Setidaknya, pepatah bijak itu sudah tertanam di banyak benak dan pikiran masyarakat Indonesia. Bahkan, sejak usia dini. Sejak masa kanak-kanak. Berani karena benar, itulah yang tampaknya ditunjukkan dan ditegaskan Andri Tedjadharma atas persoalan yang dihadapi dirinya sejak 1998 silam terkait tuduhan Bank Centris Internasional menerima BLBI. […]

  • Danantara dan Bank Emas: Mimpi Kebangkitan Nusantara di Era Jokowi-Prabowo

    Danantara dan Bank Emas: Mimpi Kebangkitan Nusantara di Era Jokowi-Prabowo

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Ival
    • 0Komentar

    Sudah terlalu lama bangsa ini berjalan di jalur ekonomi yang dirancang bukan untuk kepentingan rakyatnya, tetapi untuk kepentingan segelintir elite—baik di dalam maupun luar negeri. Sistem keuangan dan perbankan yang kita jalani hari ini sebagian besar dibangun di atas utang, bunga, dan permainan angka. Padahal, semua kita tahu: sistem ini sering kali menjauhkan bangsa dari […]

  • Uchok Menilai Ada Upaya Akal-akalan dalam Program MBG

    Uchok Menilai Ada Upaya Akal-akalan dalam Program MBG

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

    Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi menduga ada upaya mengakali anggaran program MBG.  Jakarta – Polemik anggaran pengadaan perangkat teknologi di Badan Gizi Nasional (BGN) memanas. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disebut pernah menolak pengajuan anggaran pembelian komputer oleh BGN pada tahun 2025. Namun, temuan terbaru justru menunjukkan adanya pembelian besar-besaran […]

expand_less