Breaking News
Beranda » Terkini » Proyek Rp372,8 Miliar Diduga Bermasalah, CBA Minta Kejagung Periksa Kepala BIG

Proyek Rp372,8 Miliar Diduga Bermasalah, CBA Minta Kejagung Periksa Kepala BIG

  • account_circle TCON
  • calendar_month Rab, 1 Apr 2026

Jakarta — Center for Budget Analysis (CBA) mendesak Kejaksaan Agung untuk segera membuka penyelidikan terhadap tiga proyek data geospasial dasar dan peta rupabumi Indonesia (RBI) di Sulawesi yang diumumkan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) pada Januari 2024. Total anggaran proyek tersebut mencapai Rp372,8 miliar.

Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, mengungkapkan bahwa dari tiga proyek tersebut, dua proyek utama justru dimenangkan oleh satu perusahaan yang sama.

“Dua proyek data geospasial dasar dan peta rupabumi Indonesia wilayah Barat skala 1:5.000 kelas 2 dan 3, berbasis teknologi airborne synthetic aperture radar (SAR) dan citra satelit resolusi tinggi (CSRT), dimenangkan oleh satu perusahaan,” ujar Uchok dalam keterangannya, Selasa (31/3/2026).

Perusahaan tersebut adalah PT Pratama Persada Airborne dengan nilai proyek mencapai Rp365,4 miliar.

Sementara itu, satu proyek lainnya—yakni data geospasial dasar dan peta rupabumi Indonesia wilayah Barat skala 1:5.000 kelas 1 berbasis kamera udara metrik dan LiDAR—dengan anggaran Rp7,4 miliar, dimenangkan oleh PT Karvak Nusa Geomatika.

CBA menilai terdapat sejumlah hal yang perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat penegak hukum, khususnya terkait transparansi pelaksanaan pekerjaan serta penggunaan teknologi dalam proyek tersebut.

“Karena itu kami meminta Kejagung segera memanggil Kepala BIG, Muh Aris Marfai, untuk dimintai keterangan,” tegas Uchok.

Menurutnya, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan bahwa hasil data geospasial dan peta RBI sesuai dengan output yang diharapkan, serta teknologi yang digunakan benar-benar memenuhi spesifikasi proyek.

Selain itu, CBA juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi kepada publik. Hingga saat ini, hasil dari proyek tersebut dinilai belum diketahui secara luas.

“Publik berhak mengetahui hasilnya, karena ini menyangkut data strategis nasional,” tambahnya.

CBA juga meminta Kejaksaan Agung memanggil kedua perusahaan pemenang proyek guna memastikan tidak adanya praktik subkontrak kepada pihak asing.

Menurut Uchok, hal ini krusial karena data geospasial dasar dan peta RBI mengandung informasi sensitif, termasuk yang berkaitan dengan aspek pertahanan serta potensi sumber daya alam di wilayah Sulawesi.

“Ini bukan sekadar proyek biasa. Data ini bisa berkaitan dengan rahasia militer dan kekayaan alam Indonesia, sehingga harus dipastikan dikelola secara aman dan sesuai aturan,” pungkasnya.

  • Penulis: TCON

Rekomendasi Untuk Anda

  • CBA Minta Kejagung Telusuri Dugaan Mark Up Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

    CBA Minta Kejagung Telusuri Dugaan Mark Up Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2026
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

    Anggaran Sepatu Sekolah Rakyat Disorot, CBA Minta Kejagung Telusuri Dugaan Mark Up Pengadaan  Program pemberian sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat di Jawa Timur menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan harga pengadaan yang dinilai terlalu tinggi. Center for Budget Analysis (CBA) meminta Kejaksaan Agung menelusuri proyek tersebut karena diduga terdapat indikasi mark up anggaran. Sorotan muncul […]

  • Pramono Anung Disorot soal Modifikasi Cuaca, DPRD dan CBA Nilai Tak Efektif serta Bermasalah Anggaran

    Pramono Anung Disorot soal Modifikasi Cuaca, DPRD dan CBA Nilai Tak Efektif serta Bermasalah Anggaran

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Ival
    • 0Komentar

    Jakarta — Kebijakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dijalankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menuai sorotan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut masih ada pihak-pihak yang tidak sepakat dengan pelaksanaan OMC sebagai bagian dari penanganan banjir, bahkan ia menilai ada kesan sebagian pihak justru “senang” ketika Jakarta dilanda banjir. OMC disebut Pemprov DKI sebagai langkah […]

  • Triyatno Wafat, Bamsus Minta Pemerintah Serius Selesaikan Utang BUMN Istaka Karya

    Triyatno Wafat, Bamsus Minta Pemerintah Serius Selesaikan Utang BUMN Istaka Karya

    • calendar_month Jum, 6 Feb 2026
    • account_circle Ival
    • 0Komentar

    Jakarta — Triyatno, salah satu dari ratusan pengusaha kecil yang menjadi korban utang BUMN PT Istaka Karya (Persero), meninggal dunia pada Jumat (6/2) dini hari. Triyatno dikenal sebagai salah satu subkontraktor BUMN yang sempat menyita perhatian publik setelah menangis saat audiensi di hadapan Komisi VI DPR RI, mengungkap kesulitan hidup akibat hak pembayaran yang tak […]

  • Lantik Tiga DPC, Ketum PERADI Minta Tingkatkan Pelayanan Anggota

    Lantik Tiga DPC, Ketum PERADI Minta Tingkatkan Pelayanan Anggota

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Ival
    • 0Komentar

    Ketum PERADI, Imam Hidayat melantik tiga DPC. Ia menginatruksikab  peingkatan pelayanan Anggota JAKARTA, 6 Juni 2026 — Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN PERADI) Imam Hidayat melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI Kota Samarinda, Bekasi Raya, dan Tangerang Raya di Hotel Ibis Mangga Dua Square, Jakarta Pusat, Sabtu […]

  • Presiden Prabowo Diminta Ganti Kapolri: Demi Reputasi dan Regenerasi Polri

    Presiden Prabowo Diminta Ganti Kapolri: Demi Reputasi dan Regenerasi Polri

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

      Jakarta, 1 Agustus 2025 — Desakan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengganti Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencuat ke permukaan. Dua organisasi masyarakat sipil—Center for Budget Analysis (CBA) dan Himpunan Aktivis Milenial Indonesia (HAMI)—menyuarakan keprihatinan mereka atas stagnasi di tubuh Polri dan menuntut langkah tegas demi regenerasi serta […]

  • Kejaksaan Agung Didesak Periksa Dirut BRI

    Kejaksaan Agung Didesak Periksa Dirut BRI

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle TCON
    • 0Komentar

    CBA Desak Kejaksaan Agung Periksa Dirut BRI Terkait Dugaan Pelanggaran Aturan Tantiem BPI Danantara Jakarta – Center for Budget Analysis (CBA) mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk segera memanggil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Hery Gunardi, menyusul dugaan pelanggaran terhadap kebijakan BPI Danantara mengenai larangan pemberian tantiem dan insentif bagi dewan komisaris BUMN. […]

expand_less